Rabu, 30 Januari 2013

0 Daily digest for 29 Jan, 2013

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!
Lion Air : Profile, Sejarah, Code Airlines dan Armada
noreply@blogger.com (Ngopas Artikel) 29 Jan, 2013 - Lion Air : informasi harga, tiket, booking, promo, online, jadwal dan pesawat
lionair-agen.blogspot.com > tentang lion air > Lion Air : Profile, Sejarah, Code Airlines dan Armada
Lion Air adalah nama sebuah maskapai penerbangan berbiaya murah yang berasal dari Indonesia. Maskapai ini melayani penerbangan domestik maupun internasional. Lion Air merupakan maskapai pertama di Indonesia yang menggunakan armada jenis Boeing 737-900ER dengan jumlah yang cukup banyak. Armada maskapai tersebut digunakan untuk penerbangan domestik dan internasional (Singapura, Kuala Lumpur, Ho Chi Minh).


Kode Data
  • Kode IATA: JT
  • Kode ICAO: LNI
  • Callsign: LION INTER
Armada
Armada Lion Air per April 2012 terdiri dari :
  • 61 Boeing 737-900ER (Total pemesanan 166 + 29 = 195)
  • 2 Boeing 737-300 (Keluar dari armada tahun 2013)
  • 9 Boeing 737-400 (Keluar dari armada tahun 2013)
  • 2 Boeing 747-400
  • 4 McDonnell Douglas MD-90 (Keluar dari armada tahun 2013)
Armada Lion Air dalam pemesanan terdiri dari :
  • 201 Boeing 737 Max (Dalam Pemesanan)
  • 12 Boeing 737-800 (Pengalihan pesanan dari seri -900ER)
  • 140 Boeing 737-900ER (166 - 55 + 29 = 140)
Sejarah

Perjalanan panjang yang telah ditempuh Lion Air berawal dari penerbangan domestik yang kecil. Setelah 13 tahun pengalaman di bisnis wisata yang ditandai dengan kesuksesan biro perjalanan Lion Tours, kakak-beradik Kusnan dan Rusdi Kirana bertekad menjadikan impian mereka untuk memiliki usaha penerbangan menjadi kenyataan. Dibekali ambisi yang tinggi dan modal awal 10 juta dolar Amerika Serikat, Lion Air secara hukum didirikan pada bulan Oktober tahun 1999. Namun pengoperasian baru berjalan di mulai pada tanggal 30 Juni tahun 2000, dengan menggunakan sebuah pesawat Boeing 737-200. Saat ini, Rusdi Kirana sebagai salah satu pemilik Lion Air memegang jabatan sebagai Presiden dan juga Direktur.

Hingga pertengahan 2005, bersama dengan penerbangan internasional lainnya, Lion Air menempati Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta ; sedangkan perusahaan penerbangan lokal atau penerbangan domestik menempati Terminal Satu. Faktor tersebut, selain mampu memberikan para penumpang kemudahan penerbangan sambungan ke Indonesia atau dari Indonesia ke tujuan internasional lainnya, juga memberikan keuntungan lebih dari segi prestise. Tetapi kemudian Lion Air dipindahkan ke Terminal 1A dan penerbangan ke Pulau Sumatera, Batam, Pangkalpinang, dan Palangkaraya dioperasikan di terminal 1B (mulai 11 Oktober 2010) hingga saat ini. Sedangkan semua penerbangan internasional Lion Air dilayani dari terminal 2E.

Pada 2005, Lion Air memiliki 24 pesawat penerbangan yang terdiri dari 19 seri McDonnell Douglas MD-82 dan 5 pesawat DHC-8-301. Untuk memenuhi layanan yang rendah biaya, armada Lion Air didominasi oleh MD-80 karena efisiensi dan kenyamanannya. Dalam upaya meremajakan armadanya, Lion Air telah memesan 178 Boeing 737-900ER yang akan diantar bertahap dari 2007 hingga 2014. Lion Air berencana bersaing baik dengan Garuda Indonesia maupun Saudi Arabian Airlines untuk menerbangi rute-rute umroh bahkan haji dengan pesawat Boeing 747-400. 2 (dua) Pesawat Boeing 747-400 sudah masuk dalam armadanya.

( wikipedia )

Informasi lain Tentang Lion Air :

Rusdi Kirana : Profile dan Biografi "pelopor penerbangan murah di indonesia"
noreply@blogger.com (Ngopas Artikel) 29 Jan, 2013 - Lion Air : informasi harga, tiket, booking, promo, online, jadwal dan pesawat
lionair-agen.blogspot.com > tentang lion air > Rusdi Kirana : Profile dan Biografi "pelopor penerbangan murah di indonesia"

Presiden Direktur Lion Air ini adalah pelopor penerapan konsep penerbangan berbiaya murah (low cost carrier) di Indonesia. Gebrakannya meruntuhkan stereotip sebelumnya bahwa hanya orang kaya yang bisa naik pesawat. Hadirnya Lion Air dengan jargon We Make People Fly, membuat siapa saja kini bisa naik pesawat dengan harga tiket murah.

dok : merdeka.com

Pantas saja Warta Ekonomi menggelarinya Kapten Industri Penerbangan Indonesia. Rusdi Kirana, Pria kelahiran 17 Agustus 1963, oleh majalah ekonomi itu dinobatkan pula sebagai salah seorang Tokoh bisnis Paling Berpengaruh 2005. Sebab, langkah Rusdi masuk ke low cost carrier, dinilai telah menginspirasi pe bisnis lainnya untuk beramai-ramai masuk ke industri penerbangan.

Warta Ekonomi 28 Desember 2005: Rusdi memulai bisnis penerbangannya pada Oktober 1999. Dengan modal awal US$10 juta, Rusdi menggagas "revolusi" dalam dunia penerbangan dengan konsep berbiaya murah (low cost carrier). Gebrakannya itu membuat repot sesama perusahaan penerbangan.

Dalam waktu singkat, Rusdi mampu membawa Lion Air melesat. Hanya dalam tempo enam tahun, Lion Air kini memiliki 24 pesawat yang terdiri dari 19 MD80 dan lima pesawat DHC-8-301. Dari sisi jumlah penumpang, Lion Air bisa meraih 600.000 orang lebih per bulan atau menguasai 40% dari seluruh segmen pasar. Pada 2004 Lion Air menempati posisi kedua, setelah Garuda Indonesia, dalam hal jumlah penumpang yang diangkut.

Prestasi ini ternyata belum cukup bagi Rusdi. Ia masih terus mengembangkan sayap-sayap bisnis Lion Air dan berniat menjadi market leader dalam penerbangan domestik. Maka, ia pun terus mempersiapkan segala sesuatunya, mulai dari infrastruktur, rute penerbangan, hingga penambahan jumlah pesawatnya.

Untuk infrastruktur, Rusdi bekerja sama dengan pihak TNI AU dan PT Dirgantara Indonesia menyewa hanggar di Lapangan Udara Husein Sastranegara, Bandung, guna dijadikan Lion Maintenance Facility (LMF). Ia juga membeli simulator pesawat bekas dari Skandinavia Air untuk melatih para pilotnya. Selain itu, Lion Air juga melakukan kerja sama dengan TNI AU untuk menjadi pengelola Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta. Dengan demikian, kemungkinan besar base dari pesawat-pesawat Lion Air akan beralih ke Halim.

Untuk rute penerbangan, saat ini Lion Air telah mendarat di 36 kota besar di Indonesia. Di jalur internasional, Lion Air juga melayani penerbangan ke Singapura, Penang, Kuala Lumpur, Ho Chi Minh, dan Seoul. Mereka juga akan mengembangkan jalur ke Asia Tengah dan Asia Timur, seperti ke Hong Kong dan Cina.

Guna merealisasikan rencananya itu, tidak tanggung-tanggung, tahun ini Rusdi membeli 60 pesawat Boeing 737 senilai US$3,9 miliar.

Kalau melihat semua rencana dan perkembangan Lion Air saat ini, tampaknya Rusdi hanya tinggal selangkah lagi untuk menjadi pemain utama dalam bisnis penerbangan di Tanah Air.

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
http://www.tokohindonesia.com/biografi/article/286-direktori/2014-pelopor-penerbangan-murah

Lion Air Terima Lagi Dua Pesawat Boeing 737 NG
noreply@blogger.com (Ngopas Artikel) 29 Jan, 2013 - Lion Air : informasi harga, tiket, booking, promo, online, jadwal dan pesawat

lionair-agen.blogspot.com > berita > Lion Air Terima Lagi Dua Pesawat Boeing 737 NG

Jakarta : PT Lion Mentari Airlines (Lion Air) menerima dua pesawat untuk jenis Boeing 737 New Generation (800NG/900ER) dari total 178 pesawat yang telah dipesan.

MI/Sumaryanto/fz ( doc : metrotvnews.com )

Hal tersebut diungkapkan Direktur Umum Lion Air Edward Sirait di kantornya, Jakarta, Senin (28/1).

"Kita terima pesawat ke-80 untuk seri NG dengan nomor pesawat PK-LKP. Tapi ini enggak selisih lama juga sama yang ke-81 yang landing tadi malam," ungkapnya.

Dengan penambahan dua pesawat tersebut, Lion Air mengoperasikan 95 pesawat terdiri dari 2 McDonnell Douglas MD-90 sebagai cadangan, 2 Boeing 737-300, 8 Boeing 737-400, 2 Boeing 747-400, 68 Boeing 737-900ER, dan 13 Boeing 737-800NG. Sementara total pesawat Boeing 737 New Generation mencapai 81 unit.

Pesawat Boeing 737 New Generation pertama yang dipesan tiba pada 27 April 2007 lalu dengan nomor pesawat PKK-LFF. Pesanan tahap pertama dengan jumlah 178 pesawat akan diterima seluruhnya pada 2016.

Untuk anak usaha Lion Air, Wings Air mengoperasikan sekitar 18 ATR 72, 3 De Havilland Canada (Bombardier) Dash 8, dan 4 McDonnell Douglas MD-80. Edward mengatakan tahun ini Wings Air akan menambah 12 ATR 72-600.

Dengan begitu, saat ini Lion Air telah melayani 534 frekuensi penerbangan. Sementara Wings Air melayani 211 frekuensi penerbangan.

Pada 2013 Lion Air akan kedatangan 11 Boeing 737-900ER, 4 Boeing 737-900ER untuk anak usaha Batik Air dan 9 unit pesawat yang sama untuk Malindo Air.

"Sekalian kita di tahun 2014 kita akan menerima 36 pesawat, terdiri dari 24 Boeing 737-900ER, 22 untuk Lion Air dan 2 untuk Batik Air. Wings Air akan menerima 12 pesawat ATR lagi," tambahnya.

Untuk Batik Air, Edward mengatakan maskapai penerbangan berlayanan penuh tersebut akan beroperasi pada April mendatang. Batik Air akan menggunakan Boeing 737-900ER dengan kelas bisnis dan ekonomi serta inflight entertainment.

sumber : http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/01/28/2/126697/Lion-Air-Terima-Lagi-Dua-Pesawat-Boeing-737-NG

Malindo Air : Profile, Sejarah, Tujuan dan Armada
noreply@blogger.com (Ngopas Artikel) 29 Jan, 2013 - Lion Air : informasi harga, tiket, booking, promo, online, jadwal dan pesawat

lionair-agen.blogspot.com > tentang lion air > Malindo Air : Profile, Sejarah, Code Airlines dan Armada

Malindo Airways adalah maskapai penerbangan yang direncanakan berbasis di Malaysia. Maskapai ini merupakan perusahaan patungan antara Malaysia National Aerospace and Defence Industries (NADI) (51%) dan Lion Air dari Indonesia (49). Nama 'Malindo' berasal dari nama negara masing-masing: Malaysia dan Indonesia.

logo lion air : dok wikipedia

Latar belakang

Masuknya AirAsia dari Malaysia ke kandang Lion Air mendorong maskapai penerbangan ini untuk memasuki pasar Malaysia melalui anak perusahaanya. Anak perusahaan AirAsia, Indonesia AirAsia dengan kemitraanya dengan maskapai penerbangan asal Indonesia, Batavia Air untuk memperoleh pijakan yang kuat di Indonesia. Kesepakatan ini menjadi perang antara Lion Air, maskapai penerbangan berbiaya rendah terbesar di Indonesia dan AirAsia, maskapai penerbangan berbiaya rendah terbesar di Asia.

Tujuan

Pada permulaanya, Malindo Airways akan mengoperasikan penerbangan antara Malaysia dan Indonesia dan penerbangan diperkirakan akan dimulai pada Mei 2013.

Armada

Perusahaan induk Malindo, Lion Air bermaksud untuk memasukkan 12 buah pesawat B737 pada armada maskapai penerbangan ini. Perusahaan ini berencana untuk mencapai 100 pesawat selama periode operasi sepuluh tahun.

Informasi lain Tentang Lion Air - Malindo Air :

Batik Air : Profile, Sejarah dan Armada
noreply@blogger.com (Ngopas Artikel) 29 Jan, 2013 - Lion Air : informasi harga, tiket, booking, promo, online, jadwal dan pesawat

lionair-agen.blogspot.com > tentang lion air > Batik Air : Profile, Sejarah, Code Airlines dan Armada

Batik Air adalah maskapai penerbangan usulan Indonesia yang dijadwalkan akan memulai operasinya pada 2013. Maskapai ini merupakan salah satu perusahaan jarak jauh Lion Air, maskapai penerbangan Indonesia lain. Batik Air berencana untuk membasiskan pesawatnya di Manado, sebuah kota di Pulau Sulawesi, Indonesia. Direncanakan akan bersaing dengan maskapai berlayanan lengkap seperti Garuda Indonesia serta maskapai penerbangan biaya rendah lainnya seperti Jetstar Airways.

logo lion air : dok wikipedia

Sejarah

Lion Air, induk perusahaan Batik Air, merencanakan untuk membuat maskapai penerbangan jarak jauh bernama Batik Air, yang mana akan beroperasi pada Maret 2013 menggunakan pesawat Boeing 737-900ER. Lion Air juga menandatangani pembelian lima pesawat Boeing 787 Dreamliner untuk maskapai ini, dan dijadwalkan akan menerimanya pada 2015. Maskapai ini sebenarnya ingin memesan pesawat Airbus A330 saingannya, namun diputuskan opsi untuk membeli Boeing 787.

Armada

Maskapai ini akan memulai operasi dengan sepuluh Boeing 737-900ER, tapi Lion Air sudah menandatangani komitmen untuk memesan lima Boeing 787. Lion Air memilih pesawat berbadan lebar ini untuk menyaingi Airbus A330.

Informasi lain Tentang Lion Air - Batik Air :


--
Powered by rssforward.com

0 komentar:

Poskan Komentar

 

CV MANDIRI Copyright © 2013 - |- Di Dukung oleh Utiket - |- Powered by CV Mandiri